TEKNIS PENGAMATAN MAMALIA DI LAPANGAN RAPID ASSESSMENT OF MAMMALS DIVERSiTY

Untuk pengamatan mamalia kecil dilakukan dengan pemasangan trap (jebakan tikus), pengamatan langsung di lapangan.

Teknik pengamatannya :

  • Pengamatan mamalia dilakukan pada pagi (05.30 – 10.00 WITA dan sore pada pukul 15.00 – 18.30 WITA dan dilanjutkan pada malam hari pukul 19.45 – 21.30 WITA. Catatan :beberapa satwa mamalia bersifat nokturnal (aktivitas malam hari) yaitu tarsius, landak, felis, dll
  • Pengamat berjalan lamban pada jalur pengamatan, sambil mengamati kiri kanan jalur dan atas pohon. Satwa mamalia di TN. Betung Kerihun dapat dijumpai pada terestrial (darat) contoh kijang, pelanduk, babi, dll dan arboreal (diatas pohon) contoh orangutan, kelasi, tarsius.
  • Mamalia yang teramati dicatat jenis (jika teridentifikasi), ciri-cirinya (digambar klo bisa) catat jumlah, lokasi, aktivitas, perilaku selama kurang lebih 10 menit. Lakukan pendeskripsian lokasi ditemukan satwa dengan metode recoqnaissance (pengamatan sepintas).
  • Lakukan pemotretan. Lakukan perekaman suara spesies mamalia dengan surveying tape, jangan lupa catat koordinat denga GPS tujuannya untuk memetakan keberadaan satwa pada peta buat daerah penting
  • Jejak mamalia (bekas tapak, kotoran, sarang, cakaran) yang teramati diidentifikasi jenisnya (jika mungkin), kondisi jejak, ukuran, jumlah, dan keterangan-keterangan lainnya. Serta jika ada waktu buat cetakan gipsumnya. Lakukan pemotretan
  • Mamalia yang tertangkap trap, diidentifikasi dan diukur dimensinya, difoto dan kemudian dilepaskan kembali

 

Beberapa kiat :

  • Dianjurkan pengamatan dilakukan maksimal 3 (minimal 1 orang laki2) orang pengamat secara terpisah untuk menghindari terganggunya satwa, serta konsentrasi Si pengamat.
  • Carilah tempat-tempat yang relatif terbuka, tajuk tajuk pohon yang tidak terlalu rapat, jalur jalan, tepi hutan, tepi sungai, tebing, dekat bebatuan, untuk memudahkan pengamatan dan penemuan satwa. Jenis pohon seperti Ficus sp, Syzigium sp, Garcinia sp, merupakan pohon berbuah dan pakan satwa sehingga kerapklali didatangi.
  • Gunakan pakaian berwarna gelap, tidak mencolok, atau berpola serta jangan menggunakan haruman jika perlu baui diri anda dengan alam. Berjalan perlahan-lahan dan berhenti 10 menit untuk pengamatan. Jangan banyak bergerak, bersuara keras, hati-hati lihat sekeliling kamu
  • Jika satwa terlihat jaga jarak, gunakan mata telanjang sedapatnya untuk mengenali spesies tersebut dan jika terlalu jauh  gunakan binokuler.
  • Catat segala  informasi yang kamu dapat. Baik itu buah yang dimakan, dll. Tanya kepada guide jenis pohon tempat satwa jika tidak tahu
  • Mencocokkan dengan field guide dikala waktu istirahat, untuk membuka kembali ingatan dan jangan terlalu lama karena bisa lupa
  • Bekas tapak (footprints) mamalia kemungkinan mudah dijumpai ditempat-tempat yang becek dan sekitarnya, yang bertanah lunak atau yang berpasir halus. Tempat-tempat tersebut diantaranya disekitar sungai/sungai kecil/aliran air, dan genangan air ditengah jalan.
  • Bekas tapak yang hendak dibuat cetakan jejaknya (gips), boleh dibersihkan seperlunya, asalkan tidak merusak bentuk asal footprints. Gips yang telah mengeras diberi kode disisi punggungnya, yang merujuk pada catatan dibuku (jenis, lokasi penemuan, keterangan lain-lain)
  • Pemasangan trap sedapatnya dilakukan didekat jalur lintasan satwa, dekat sumber air, jalan setapak, dekat pohon yang besar dan berlubang. Umpan selai kacang, kelapa dibakar cukup baik, bahkan jika perlu ikan dibakar untuk menarik penciuman satwa, umpan dapat dioleskan pada sisi luar perangkat terutama dekat pintu perangkap.
  • Data sekunder dapat dilengkapi dengan mewawancarai orang desa, guide, polhut.
  • Untuk melengkapi data, wawancara langsung dengan warga dan tunjukkan gambar-gambar pada field guide jenis yang ada di lokasi
  • Jika belum mengerti, tanya kepada teman atau ketua tim

Catatan :

  • Tidak semua orang desa merupakan pengamat yang baik. Sehingga akurasi ingatan bisa saja bervariasi. Pemburu satwa biasanya mengamati dengan baik, sehingga dapat diandalkan
  • Hindari terjadinya pendugaan yang tidak masuk akal, sehingga tidak terjadi over atau underestimate.

Metode recoqnaissance

Catat jenis tumbuhan dominan, 1, 2, 3  radius 10 x 10 m. Kondisi habitat, serta lakukan pengukuran suhu, lakukan herbarium. Yang penting catat jenis tumbuhan yang disana satwa berada, tinggi total, lebar  batang, tbc, penutupan tajuk, tinggi satwa dari tanah. Jarak satwa dari pangkal pohon. Udah deh, enjoy aja……… yang ini penting buat analisis keberadaan satwa.

Metode lingkaran :

 

Pengumpulan data vegetasi dilakukan dengan membuat petak ukur. Petak ukur pertama lingkaran diameter 2,2 m (jari-jari 1,1 m) untuk herba. 4,6 (r =2,23 m) untuk semak dan perdu. Dan 22, 6 (r = 11,3) untuk pohon. Posisi pohon yang ada satwa terletak ditengah-tengah atau terpusat.

Deskripsi :

  • Herba dan tumbuhan bawah : merupakan tumbuhan bawah penutup lantai hutan bukan tumbuhan berkayu, rumput dapat dimasukkan dalam kelompok ini. Catat semua jenis, jumlah dan kondisi penutupan terhadap tanah tinggi rata-rata
  • Semak adalah tumbuhan bawah yang berkayu dipangkalnya banyak bercabang, biasanya tinggi taajuknya sekitar 1-2 m diatas tanah. Perdu adalah pohon kecil yang bercabang rendah sekitar 1-2 m diatas tanah. Tinggi tajuknya mencapai 5 -7 m.  Catat jenis dan jumlahnya., kondisi penutupan tanah dan tinggi rata-ratanya
  • Pohon  adalah tumbuhan berkayu dengan keliling 62,8 cm atau diameter diatas 20 cm.setinggi dada 1, 30 cm dari atas tanah. Catat jenis, tinggi total, tbc, keadaan batang (lurus, bengkok, dll)

Buat Herbarium :

  • Ambil bagian tumbuhan yang masih segar, jika mungkin ambil sepotong ranting lengkap dengan daun, kuncup, bunga, dan buah. Jika tidak minimal sepotong ranting dan daun panjang 20-30 cm.
  • Usahakan mengambil jenis tumbuhan yg dianalisis
  • Semprotkan alkohol pada spesimen agar basah
  • Masukkan spesimen dalam kantong plastik
  • Beri label dengan keterangan : no spesimen, nama lokal, lokasi, ketinggian, waktu pengumpulan, dan kolektor
  • Jika menemukan spesies yang sama cukup dicatat saja tanpa herbarium

Isilah Worksheet dengan benar sehingga hasil kegiatan dapat dipertanggung jawabkan

Lawalata-IPB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: