Perilaku Satwa

Kambing

Makan
Kambing adalah salah satu mamalia yang memeamah biak. Umumnya kambing dapat memakan semua jenis rumput dan tumbuhan hijau lainnya, namun tidak semua disukai. Rumput yang disukai kambing umumnya mempunyai rasan yang lebih pahit dibandingkan dengan rumput yang dimakan domba. Rumput bagi kambing berfungsi sebagai penetral bau pada susu. Kambing bisa mencari makan sendiri dengan menggembalakannya atau dengan memberi pakan pada kandang. Saat makanan di berikan oleh peternak, biasanya kambing bersuara. Rumput yang dikunyah kambing sebagian di simpan dalam lambung dan dikembalikan lagi ke mulut untuk dikunyah keduakalinya. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan diri dari keadaan lapar dimana makanan tidak tersedia. Jika tempat pakan yang ada di dalam kandang sempit sementara jumlah kambingnya cukup banyak, maka kambing bergantian menunggu giliran untuk makan. Posisi makan kambing dalam kandang dapat dilakukan dengan berdiri ataupun duduk dan berbaring dengan kaki depan ditekuk kedbelakang dan kaki belakang diluruskan, atau kedua- duanya di tekuk.

2. Berpasangan
Kambing jantan sering terlihat mendekati kambing betina saat digembalakan. Biasanya iring- iringan pasangan kambing juga diikuti oleh anaknya. Kambing jantan sering terlihat mengendus- endus di belakang pantat kambing betina dan sesekali mengeluarkan suara. Betina muda kambing melakukan perkawinan dengan jantan dewasa, begitu juga dengan betina bunting. Di peternakan, biasanya jantan dan betina dipisahkan oleh sekat. Namun pada saat musim kawin, betina sehat yang dipilih baru dimasukkan kedalam kandang jantan. Pada peternakan rumahan yang sederhana, biasanya dalam satu kandang terdapat 4 sampai 6 individu betina dan satu individu jantan.

3. Berjalan
Kambing berjalan dengan menggunakan keempat kakinya. Kaki kiri depan kambing bergerak sama dengan kaki kanan belakang saat berjalan dan sebaliknya kaki kiri belakang mengikuti kaki kanan depannya. Saat kambing dikeluarkan dari kandang untuk digembalakan, penggembala berada dibelakang rombongan untuk memberikan komando. Kambing berjalan mengikuti rombongannya dan beriring- iringan. Individu anak dan muda biasanya sering tertinggal dibelakang. Kadang- kadang di perjalanan rombongan dapat terpisah karena ada sebagian individu yang berbelok tidak sesuai arah menurut keinginannya, sehingga penggembala sering menggunakan pecut untuk mengejar dan memecut kambing yang keluar rombongan. Individu muda jantan biasanya sering terlihat berlari ketika digiring ke tempat penggembalaan, sedangkan individu betina bunting berjalan dengan sangat perlahan. Kambing sering mengeluarkan suara ketika berjalan. Di tempat penggembalaan kambing sering terlihat berjalan sendiri- sendiri mencari tempat makan yang disukai. Namun bagi individu betina dewasa yang sedang mengasuh anak sering terlihat berjalan berdua atau bertiga dengan individu jantan dewasa. Kelompok anak kambing kadang juga dapat dijumpai di tempat gembala.

4. Tidur
Perilaku tidur kambing dapat diamati pada saat berada di dalam kandang. Selama di tempat penngembalaan, tidak terlihat individu yang tidur, semuanya aktif bergerak. Kambing termasuk dalam satwa diurnal yaitu satwa yang melakukan aktifitas di siang hari dan beristirahat di malam hari. Namun ada juga sebagian individu kambing yang tidur disiang hari dalam kandang. Pada saat tidur, kaki depen kambing ditekkukan ke belakang, sedangkan kaki belakangya ada yang ikut ditekuk ke samping dan ada yang ditekuk kebelakang dengan mata terpejam.

5. Berinteraksi
Interaksi antar individu kambing dapat terjadi pada semua kelas umur. Individu anak dapat berinteraksi dan membentuk kelompok dengan sesamanya pada suatu waktu di tempat penggembalaan saat mencari makan. Individu betina dewasa yang mengesuh anaknya juga salah satu bentuk interaksi. Begitu juga dengan individu jantan dewasa yang mendekati individu betina muda atau betina bunting. Sedangkan antar individu jantan dewasa sesekali dapat terjadi perkelahian terutama dalam mempereebutkan makanan dan pasangan. Untuk itu biasanya salah satu individu jantan sering diikatkan pada sebuah pohon.

6. Merumput
Kelompok kambing sering merumput di tempat penggembalaan. Penggembala biasanya membawa kambing- kambingnya pada tempat yang terdapat banyak rumput. Pada saat merumput ada sebagian individu yang mengelompok dan sebagian besar lainnya berpencar sendiri- sendiri. Individu jantan anak dan jantan muda sering terlihat berlari dan loncat- loncat saat merumput.

7. Mengasuh anak
Perilaku mengasuh anak terjadi pada individu betina dewasa. Pada saat di tempat penggembalaan, biasanya dalam satu kelompok terdapat induk, anak dan jantannya. Anak kambing biasanya selalu mengikuti induknya dari belakang, atau berjalan berirngan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: